FEBI UIN SAIZU

Rapat Kerja FEBI UIN Saizu 2026 Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Evaluasi Kinerja Dosen

Purwokerto — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (Saizu) Purwokerto menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 sebagai forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan akademik dan non-akademik fakultas. Kegiatan yang berlangsung di Restoran Taman Pringgading, Purwokerto, Senin (9/2/2026), diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, dosen, serta tenaga kependidikan.

Dalam sambutan pembukaan, Dekan FEBI menegaskan bahwa raker tidak sekadar menjadi agenda administratif, tetapi merupakan instrumen evaluasi menyeluruh terhadap capaian kinerja fakultas selama satu tahun terakhir. Ia menekankan pentingnya penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pembelajaran, serta kolaborasi lintas unit sebagai bagian dari strategi besar FEBI dalam memperkuat reputasi akademik dan mutu lulusan berbasis ekonomi dan bisnis Islam.

“Raker ini menjadi momentum konsolidasi untuk memastikan seluruh elemen civitas akademika memiliki visi dan langkah kerja yang selaras dengan arah kebijakan universitas, khususnya dalam meningkatkan kualitas lulusan yang kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Pada sesi pemaparan laporan tahunan, jajaran wakil dekan menyampaikan berbagai capaian fakultas, mulai dari peningkatan kegiatan akademik, pertumbuhan publikasi ilmiah dosen, hingga penguatan program pengabdian kepada masyarakat. Meski menunjukkan tren positif, pimpinan fakultas menilai masih terdapat sejumlah agenda strategis yang perlu diperkuat, terutama dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas penelitian, dan efektivitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Salah satu fokus utama raker tahun ini adalah evaluasi kinerja dosen yang dibahas secara komprehensif dan mendalam. Evaluasi mencakup tiga pilar utama tridarma, yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil monitoring menunjukkan adanya peningkatan kinerja pada sejumlah indikator, khususnya pada aspek keaktifan mengajar dan partisipasi dosen dalam kegiatan institusional. Namun demikian, fakultas juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti pemerataan publikasi ilmiah, penataan perangkat pembelajaran, serta konsistensi pelaporan kinerja akademik.

Diskusi evaluasi berlangsung terbuka dan konstruktif. Para dosen diberi ruang untuk menyampaikan pandangan, kendala, serta rekomendasi terkait pelaksanaan tridarma. Berbagai gagasan strategis muncul, antara lain penguatan fasilitas riset, pendampingan penulisan jurnal, serta perlunya skema insentif kinerja yang lebih adaptif. Sejumlah peserta juga menekankan pentingnya penataan beban kerja dosen agar produktivitas akademik dapat berjalan optimal dan proporsional.

Menindaklanjuti evaluasi tersebut, fakultas berkomitmen memperkuat sistem penilaian kinerja dosen berbasis data melalui integrasi dengan sistem akademik digital. Langkah ini ditempuh untuk memastikan proses evaluasi berjalan transparan, terukur, dan akuntabel. Pimpinan fakultas menegaskan bahwa evaluasi dimaknai sebagai instrumen peningkatan mutu, bukan sebagai bentuk sanksi, sehingga dapat mendorong pengembangan profesionalisme dosen secara berkelanjutan.

Selain evaluasi dosen, raker juga membahas penguatan kurikulum di seluruh program studi. Masing-masing prodi mempresentasikan rancangan pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai strategi menghadapi kebutuhan kompetensi lulusan masa depan. Revisi kurikulum diarahkan untuk menyesuaikan dengan perkembangan industri halal, ekonomi digital, serta dinamika kebutuhan masyarakat. Fakultas menegaskan bahwa kurikulum harus relevan, adaptif, dan mampu meningkatkan daya saing lulusan di tingkat regional maupun nasional.

Pembahasan berikutnya difokuskan pada peningkatan kualitas layanan akademik dan administrasi. Fakultas mendorong modernisasi layanan berbasis digital, penyederhanaan prosedur, serta peningkatan kapasitas tenaga kependidikan guna meminimalkan hambatan birokrasi dan meningkatkan kepuasan mahasiswa. Penguatan budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berorientasi mutu juga menjadi perhatian utama dalam raker ini.

Rapat kerja ditutup dengan penetapan sejumlah rekomendasi dan rencana tindak lanjut yang disepakati bersama. Rekomendasi tersebut meliputi peningkatan kualitas pembelajaran, percepatan target penelitian dosen, penguatan akreditasi program studi, serta optimalisasi kemitraan dengan lembaga eksternal. Seluruh peserta menunjukkan komitmen kuat untuk mewujudkan FEBI sebagai fakultas yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi dalam bidang ekonomi dan bisnis Islam.

Dengan terlaksananya Raker FEBI UIN Saizu Tahun 2026, fakultas optimistis dapat meningkatkan kualitas tata kelola sekaligus memperkuat peran strategisnya sebagai institusi akademik yang berkontribusi nyata terhadap pengembangan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam di tingkat nasional maupun internasional

Share
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
maklumat febi
Skip to content